Panduan tamu
Panduan Tamu kami menjawab berbagai pertanyaan umum dan membantu Anda memahami pengalaman ipyum yang sesungguhnya.
-
Menginap di ipyum
Mengapa menginap di ipyum?
Apakah ipyum cocok untuk semua orang?
Tamu seperti apa yang paling cocok menginap di ipyum?
Pemesanan dan check-out
Apa kebijakan pemesanan ipyum?
Bagaimana cara check-out?
Kamar dan kenyamanan
Mengapa tidak ada AC?
Apakah ipyum terpencil?
Apakah ipyum cocok untuk pasangan?
Apakah ipyum cocok untuk wisatawan yang bepergian sendiri?
Anak-anak dan keluarga
Apakah anak-anak diperbolehkan menginap?
Apakah ipyum cocok untuk keluarga?
Barang yang perlu dibawa
Pakaian seperti apa yang perlu saya bawa?
Bagaimana dengan alas kaki?
Bagaimana dengan malam hari?
Apakah ada aturan berpakaian?
Apakah saya perlu membawa perlengkapan hujan
Makanan dan minuman
Makanan seperti apa yang disajikan?
Apakah air minumnya aman?
Apakah minuman beralkohol tersedia di ipyum?
-
Cara menuju ipyum
Bagaimana cara terbang ke Raja Ampat?
Bagaimana cara menuju ipyum?
Apa tips perjalanan Anda?
Biaya dan izin Raja Ampat
Apa itu Biaya Taman Laut?
Apa itu Retribusi Masuk Wisatawan?
Mengapa ada dua biaya terpisah?
-
Bermain
Apa saja yang dapat dilakukan tamu di ipyum?
Apakah tamu dapat snorkeling di ipyum?
Menjelajah
Tur dan tamasya apa saja yang tersedia?
Bekerja
Apakah ipyum cocok untuk bekerja jarak jauh?
-
Asal-usul ipyum
Apa arti “ipyum”?
Apa yang menginspirasi logo ipyum?
Bagaimana kisah awal mula ipyum?
Bagaimana ipyum dibangun?
Kepedulian terhadap lingkungan
Apa yang dilakukan ipyum terkait penggunaan plastik?
Bagaimana ipyum mengelola sampah?
Pedoman
Pedoman Tamu ipyum
Apa itu Catursila ipyum?
Rencanakan masa inap Anda
Menginap di ipyum
-
Nyata karena alam
Keindahan, ketenangan, ruang, sinar matahari, dan keterhubungan
Udara segar, air bersih, makanan sederhana, tidur nyenyakipyum adalah penginapan ramah lingkungan yang kecil dan terpencil di Raja Ampat, dirancang bagi tamu yang menghargai alam, ketenangan, kesederhanaan, dan kenyamanan yang dipikirkan dengan matang.
Apa yang membuat ipyum berbeda?
ipyum tidak dirancang berdasarkan kemewahan resor konvensional. Kami berfokus pada hal-hal yang terasa berharga di tempat alami yang terpencil: keindahan, kejujuran, keterhubungan, dan dampak yang lebih kecil.
Pendekatan kami dibangun berdasarkan empat gagasan:
Indah · Nyata · Terhubung · Harm-less
Apa arti “Indah” di ipyum?
Keindahan di ipyum tidak dibuat-buat atau dirancang secara berlebihan. Keindahan itu berasal dari tempatnya sendiri.
Lingkungan alami
Laut, hutan, langit, dan sinar matahari tanpa gangguan visual.Cahaya dan suasana
Matahari terbit, matahari terbenam, malam yang gelap, dan perubahan cuaca merupakan bagian dari pengalaman.Desain yang menyatu dengan lingkungan
Bangunan dirancang agar terasa sebagai bagian dari lanskap, bukan terpisah darinya.Keindahan yang tenang
Tidak ada hiburan yang bising, suara yang tidak perlu, atau suasana resor buatan.
Apa arti “Nyata” di ipyum?
Nyata berarti pengalaman yang membumi, langsung, dan tidak dibuat-buat.
Makanan nyata
Hidangan segar dan sederhana yang disiapkan setiap hari—bukan dalam bentuk prasmanan.Orang-orang nyata
Tim kecil, hubungan antarmanusia secara langsung, dan kehidupan lokal yang nyata.Alam yang nyata
Anda mengalami tempat ini apa adanya: pasang surut, angin, hujan, matahari, serangga, bintang, dan laut.Keberlanjutan yang nyata
Keberlanjutan bukan sekadar label. Prinsip ini diterapkan dalam cara kami mengelola air, energi, makanan, sampah, dan kebutuhan lainnya.
Apa arti “Terhubung” di ipyum?
Terhubung berarti keseimbangan yang langka: dekat dengan alam dan diri sendiri, tanpa merasa terlalu terisolasi.
Terhubung dengan alam
Desain terbuka membuat Anda tetap merasakan laut, angin, burung, cahaya, dan cuaca.Terhubung dengan diri sendiri
Ketenangan, ruang, dan kesederhanaan memberi Anda kesempatan untuk memperlambat langkah.Terhubung dengan orang lain
Skala yang kecil menciptakan interaksi antarmanusia yang alami, bukan keramaian tanpa kedekatan.Terhubung dengan dunia luar
Akses internet tersedia saat Anda membutuhkannya, tanpa mendominasi pengalaman.
Apa arti “Harm-less”?
Kami sengaja menggunakan istilah Harm-less.
Istilah ini tidak berarti “tanpa dampak”. Setiap aktivitas manusia memiliki dampak, terutama di lingkungan pulau yang terpencil. Bagi kami, Harm-less berarti mengurangi dampak buruk sebisa mungkin dan membuat pilihan yang lebih baik di tempat yang sangat membutuhkannya.
Tenaga surya
Kami menggunakan tenaga surya untuk mengurangi kebisingan generator, pengangkutan bahan bakar, asap, dan emisi.Air dari mata air
Air dari mata air sebagai pengganti air minum dalam botol plastik yang didatangkan dari luar.Sampah plastik dikelola dengan baik
Plastik dipilah, ditimbang, dan dikirim ke kota untuk ditangani oleh layanan pengelolaan sampah kota.Tidak ada praktik pengelolaan sampah beracun
Plastik tidak dibakar di lokasi.Mengurangi kemasan dari sumbernya
Kebutuhan didatangkan menggunakan wadah yang dapat digunakan kembali jika memungkinkan.Pembersihan laut secara aktif
Sampah plastik dari laut dikumpulkan, dicatat, dan dikeluarkan dari kawasan ini.Sampah organik dikelola dengan cermat
Sisa makanan dikelola dengan hati-hati agar tidak menarik satwa liar atau mengubah perilaku alaminya.
Apakah ipyum merupakan resor mewah?
ipyum nyaman, indah, dan dirancang dengan cermat—tetapi bukan resor mewah dalam pengertian konvensional.
Kami tidak mendefinisikan kemewahan sebagai sesuatu yang berlebihan, air conditioning, air minum kemasan impor, hidangan prasmanan, atau program layanan tanpa henti.
Bagi kami, kemewahan adalah:
Ketenangan
Ruang
Air bersih
Udara segar
Makanan sederhana
Tidur nyenyak
Alam yang dekat
Lebih sedikit hal, tetapi dilakukan dengan lebih baik
-
Tidak—dan itu tidak masalah.
ipyum paling cocok bagi tamu yang menghargai ketenangan, alam, kesederhanaan, dan dampak lingkungan yang lebih kecil.
ipyum mungkin bukan pilihan yang tepat jika Anda mencari:
Kehidupan malam
Keramaian
Hidangan prasmanan
Air conditioning
Kenyamanan serba cepat ala perkotaan
Program hiburan resor
Lingkungan dalam ruangan yang sepenuhnya terkendali
Ada banyak tempat yang bagus untuk jenis liburan seperti itu. ipyum menawarkan sesuatu yang lebih tenang, lebih sederhana, dan lebih terhubung dengan tempatnya.
-
ipyum paling cocok bagi tamu yang menghargai:
Alam tanpa keramaian
Kenyamanan tanpa berlebihan
Keberlanjutan tanpa slogan
Keterhubungan tanpa kebisingan terus-menerus
Makanan sederhana dan tidur nyenyak
Keindahan yang terasa nyata
Pemesanan dan check-out
-
Deposit
Deposit sebesar 50% diperlukan pada saat pemesanan untuk mengonfirmasi masa inap Anda.
Kebijakan Pembatalan & Pengembalian Dana (berdasarkan nilai total pemesanan)
Lebih dari 30 hari sebelum kedatangan → biaya 0% (pengembalian dana 100%)
14–29 hari sebelum kedatangan → biaya 50% (pengembalian dana 50%)
0–13 hari sebelum kedatangan → biaya 100% (tidak ada pengembalian dana)
Kami memahami bahwa rencana dapat berubah. Jika memungkinkan, kami akan berusaha sebaik mungkin untuk mengakomodasi perubahan tanggal sebagai alternatif pembatalan.
-
Semua biaya yang masih terutang harus dibayar sebelum meninggalkan ipyum.
Harap atur transportasi keberangkatan Anda setidaknya 1 hari sebelumnya. ipyum berada di lokasi terpencil, perjalanan dilakukan melalui laut, dan keberangkatan bergantung pada kondisi cuaca.
Harap bawa semua barang pribadi Anda saat meninggalkan ipyum. Mengambil kembali barang yang tertinggal di ipyum sulit dan mungkin memerlukan biaya tambahan.
Kamar dan kenyamanan
-
Apakah ada air conditioning di kamar?
Tidak ada air conditioning di ipyum. Setiap Guest House dirancang untuk bekerja selaras dengan lingkungannya—terbuka, teduh, dan diposisikan untuk menangkap aliran udara alami dari laut dan hutan.
Apakah tetap nyaman tanpa air conditioning?
Kami percaya para tamu akan merasa tidak hanya nyaman, tetapi juga benar-benar rileks selama menginap di ipyum.
Pada siang hari, angin laut yang lembut mengalir melalui ruangan. Pada malam hari, udara yang lebih sejuk turun dari lereng berhutan Gunung Batanta—dengan ketinggian sekitar 1.000 m / 3.000 ft—di belakang kami. Kami berharap aliran udara alami ini menciptakan suasana tidur yang tenang dan menyegarkan secara alami.
Jenis perlengkapan tidur apa yang disediakan?
Berbeda dari banyak penginapan tropis, kami menyediakan duvet ringan—dimungkinkan oleh suhu malam yang lebih sejuk meskipun tanpa air conditioning.
Kami juga menyediakan selimut waffle berbahan katun yang baru dicuci untuk setiap tamu, sehingga Anda dapat menyesuaikan kenyamanan:
Menambah kehangatan agar tidur malam terasa lebih nyaman
Menggunakan penutup yang lebih ringan tanpa duvet
Fleksibilitas ini merupakan bagian dari upaya kami menciptakan pengalaman tidur yang terasa personal dan alami.
Mengapa ipyum tidak menggunakan air conditioning?
Kenyamanan alami: Iklim setempat dan ketinggian Gunung Batanta di belakang kami membantu memberikan pendinginan alami yang efektif pada malam hari.
Energi dan dampak: Air conditioning meningkatkan konsumsi energi secara signifikan di lokasi terpencil dan, meskipun menggunakan tenaga surya, tetap menimbulkan kebisingan.
Pengalaman: ipyum dirancang agar Anda tetap terhubung dengan ritme laut, udara, dan hutan.
Alih-alih memisahkan Anda dari lingkungan, kami ingin lingkungan menjadi bagian dari pengalaman Anda.
Apakah tersedia kipas angin di kamar?
Ya. Setiap Guest House memiliki enam kipas angin plafon berukuran besar yang menghasilkan aliran udara lembut dan konsisten di seluruh ruangan.
Bagaimana kondisi pada siang hari?
Siang hari umumnya terasa hangat, sebagaimana yang dapat Anda harapkan di lingkungan pulau tropis. Kehidupan di ipyum dirancang mengikuti ritme alami ini—tempat teduh, kedekatan dengan air, dan ruang terbuka memberikan kenyamanan, sementara pagi dan sore hari kemungkinan menjadi waktu yang paling aktif dan menyenangkan.
-
ipyum berada di lokasi terpencil, tetapi tidak terputus dari dunia luar.
Perbedaan ini penting. Anda dekat dengan alam dan jauh dari keramaian, tetapi tetap terhubung dengan dunia luar saat diperlukan.
-
Ya. ipyum sangat cocok bagi pasangan yang menginginkan privasi, ketenangan, alam, dan waktu bersama tanpa keramaian atau terlalu banyak kegiatan terjadwal.
Pengalaman di ipyum lebih tentang menikmati kebersamaan daripada mencari hiburan.
-
Ya, terutama bagi wisatawan yang bepergian sendiri dan menghargai ketenangan, alam, refleksi diri, menulis, membaca, atau bekerja dengan fokus.
Karena ipyum berskala kecil, pengalaman menginap dapat terasa personal tanpa menuntut banyak interaksi sosial.
Harga di ipyum dihitung per kamar, bukan per orang. Tamu yang bepergian sendiri dipersilakan menginap, dan pilihan harga untuk penggunaan kamar oleh satu orang mungkin tersedia, tergantung musim dan lama menginap.
Anak-anak dan keluarga
-
Kami senang menerima anak-anak di ipyum—keluarga sangat diterima.
Di Overwater Guest House kami, sofa dapat diubah menjadi tempat tidur berukuran 90 × 200 cm (36 × 79 in), cocok untuk satu anak atau dua anak kecil. Tempat tidur ini dilengkapi kelambu yang aman untuk anak.
Tidak ada biaya untuk tempat tidur tambahan.
Tarif anak-anak (berdasarkan tarif kamar untuk dua orang):
0–5 tahun: gratis
6–11 tahun: 25% dari tarif kamar
-
ipyum cocok untuk keluarga yang menikmati alam, ketenangan, dan pengalaman sederhana di luar ruangan.
Namun, ipyum mungkin kurang cocok bagi keluarga yang mencari program hiburan anak, kolam renang, kids’ club, atau kegiatan resor yang sangat terstruktur.
Barang yang perlu dibawa
-
ipyum memiliki suasana yang santai, alami, dan informal. Kami menyarankan:
Pakaian ringan yang mudah menyerap keringat, seperti katun atau linen
Pakaian renang untuk digunakan sehari-hari
Sandal atau alas kaki sederhana yang mudah dipakai
-
Sebagian besar tamu mungkin akan menghabiskan banyak waktu tanpa alas kaki atau mengenakan sandal.
Untuk situasi tertentu, sepatu datar sederhana yang mudah dipakai akan berguna—terutama model seperti Crocs, yang dapat melindungi kaki dengan baik, baik di dalam maupun di luar air.
Sepatu hak tinggi umumnya kurang praktis digunakan di ipyum karena terdapat jalan setapak berpasir dan dek kayu.
-
Pada malam hari, udara mungkin terasa lebih sejuk. Pakaian luar yang ringan biasanya akan terasa nyaman, seperti:
Kardigan
Kemeja lengan panjang
Celana panjang ringan
-
Tidak ada aturan berpakaian formal. ipyum memang dirancang dengan suasana santai, dengan mengutamakan kenyamanan dan kesederhanaan.
Namun, kami tetap menghormati norma setempat. Meskipun suasananya terbuka dan santai, perempuan tidak diperkenankan bertelanjang dada di area publik atau area ipyum yang terlihat dari tempat umum. Dalam hal ini, budaya Indonesia lebih konservatif dibandingkan tempat-tempat seperti Prancis Selatan.
-
Tidak harus. ipyum menyediakan payung untuk digunakan selama berada di area ipyum dan ponco hujan untuk perjalanan dengan perahu, jadi Anda tidak wajib membawa perlengkapan hujan sendiri.
Namun, jaket hujan tipis tetap dapat berguna saat turun hujan tropis sesekali.
Makanan dan minuman
-
Makanan di ipyum segar, sederhana, dan disiapkan setiap hari.
Kami tidak menyajikan makanan secara prasmanan dan tidak berencana untuk melakukannya. Hidangan prasmanan menghasilkan lebih banyak limbah dan cenderung menciptakan suasana layanan makanan dalam skala besar. ipyum lebih kecil, lebih personal, dan lebih fleksibel.
Sarapan disajikan pukul 07.00–09.00.
Makan siang disajikan pukul 12.00–14.00.
Makan malam disajikan pukul 18.00–20.00.Seiring waktu, kami ingin mengembangkan pendekatan yang lebih kuat dengan menggunakan bahan makanan langsung dari kebun dan produsen lokal. Namun, kami tidak ingin membuat klaim tersebut sebelum benar-benar mampu mewujudkannya.
-
Tidak. Air keran kami berasal dari mata air alami dan tidak diolah atau disertifikasi sebagai air minum, jadi kami tidak menyarankan Anda untuk meminumnya.
Air minum yang aman dimurnikan melalui proses reverse osmosis dan disediakan dalam botol kaca yang dapat digunakan kembali di rumah tamu Anda.
Dengan menggunakan air dari sumber lokal dan botol yang dapat digunakan kembali, kami dapat mengurangi kebutuhan transportasi dan penyimpanan, serta limbah plastik yang dihasilkan oleh air minum kemasan dari luar.
-
Minuman beralkohol dapat dibeli di bar ipyum dan tidak termasuk dalam paket menginap Anda.
Karena ipyum berada di lokasi terpencil, pilihan yang tersedia terbatas dan dapat berubah tergantung ketersediaan. Jika Anda menginginkan jenis anggur, minuman beralkohol, atau minuman tertentu lainnya selama menginap, harap beri tahu kami sebelumnya. Kami akan berusaha menyediakannya, tetapi tidak dapat menjamin bahwa setiap produk akan tersedia.
Minuman beralkohol juga dapat diatur sebelumnya untuk piknik pribadi dan beberapa perjalanan pilihan. Demi keselamatan, minuman beralkohol hanya disajikan setelah kegiatan olahraga air selesai.
Perjalanan ke ipyum
Cara menuju ipyum
-
Dari Eropa / Inggris
Untuk penerbangan, kami biasanya menggunakan Etihad dari salah satu kota penghubung utama di Eropa menuju Jakarta (CGK). Maskapai ini cukup andal dan harganya relatif terjangkau. Kami juga terkadang menggunakan maskapai layanan penuh lainnya melalui Timur Tengah, seperti Qatar Airways atau Turkish Airlines, tergantung harga dan rutenya.
Kami biasanya tiba di Jakarta pada malam hari, kemudian melanjutkan perjalanan dengan penerbangan malam Garuda Indonesia menuju Sorong (SOQ), yang berangkat tidak lama setelah tengah malam. Dalam perjalanan pergi, Anda seolah kehilangan satu hari. Namun, pada perjalanan pulang, Anda mendapatkannya kembali dan biasanya dapat tiba di rumah pada hari kalender yang sama.
Ada satu hal penting yang perlu diperhatikan saat memesan penerbangan lanjutan Garuda Indonesia dari Jakarta (CGK) ke Sorong (SOQ): penerbangan berangkat tidak lama setelah tengah malam sehingga sering terjadi kekeliruan saat memilih tanggal. Anda mungkin merasa masih melakukan perjalanan pada hari yang sama dengan hari kedatangan di Jakarta, tetapi sebenarnya penerbangan tersebut berangkat pada hari kalender berikutnya.
Kesalahan ini cukup umum terjadi dan sudah beberapa kali kami temui. Sebaiknya periksa kembali tanggal dengan teliti saat memesan untuk memastikan Anda memilih penerbangan pada hari setelah tiba di Jakarta, bukan pada tanggal yang sama.
-
Kebanyakan orang terbang ke Sorong. Dari Sorong, perjalanan dilanjutkan dengan perahu menuju ipyum.
Pilihan A — Feri + Perahu Pribadi (paling umum)
Feri cepat dari Sorong ke Waisai (2 jam, dua kali sehari), dilanjutkan dengan perjalanan selama 1,5 jam menggunakan perahu pribadi menuju ipyum.Pilihan B — Perahu Pribadi Langsung
Perahu pribadi langsung dari Sorong ke ipyum (sekitar 3 jam).Pilihan C — Feri Malam + Perjalanan Singkat dengan Perahu
Feri Jumat malam dari Sorong ke Yensawai (6 jam), tiba pada Sabtu dini hari sekitar pukul 02.00.
Dilanjutkan dengan perjalanan selama 10 menit menggunakan perahu pribadi menuju ipyum.Sebagian besar tamu memilih Pilihan A karena jadwalnya tersedia setiap hari dan lebih dapat diandalkan.
Pilihan B paling bergantung pada kondisi cuaca.
Pilihan C mengharuskan Anda tiba pada dini hari.Berapa Biaya Transfer?
Transfer dengan perahu pribadi dapat diatur antara ipyum dan Waisai (Pilihan A), Sorong (Pilihan B), atau Yensawai (Pilihan C).
Harga per tamu berdasarkan dua orang yang bepergian bersama:
Pilihan A — Waisai ke ipyum: Rp1.000.000 / €45
Pilihan B — Sorong ke ipyum: Rp1.500.000 / €70
Pilihan C — Yensawai ke ipyum: Rp350.000 / €15Harga tersebut berlaku untuk perjalanan satu arah. Biaya keseluruhan dihitung per perahu dan mencakup hingga enam tamu.
Waktu transfer dan pengaturan keberangkatan bergantung pada jadwal perjalanan Anda, pasang surut, cuaca, dan kondisi laut. Harap atur transfer Anda bersama kami sebelumnya.
-
Rute yang Umum Digunakan
Sorong (SOQ) merupakan pintu masuk utama menuju Raja Ampat.
Sebagian besar tamu internasional melakukan perjalanan melalui Jakarta (CGK), yang menawarkan pilihan penerbangan lanjutan ke Sorong paling banyak dan umumnya paling dapat diandalkan.
Tersedia juga penerbangan domestik langsung dari Bali (DPS) ke Sorong.
Pilih Maskapai yang Tepat
Untuk penerbangan domestik, kami menyarankan untuk menghindari Lion Air, Batik Air, Sriwijaya Air, dan TransNusa karena keterlambatan sering terjadi dan situs web mereka terkadang tidak dapat diandalkan. Garuda Indonesia memang tidak sempurna, tetapi biasanya merupakan pilihan yang lebih dapat diandalkan.
Garuda juga beroperasi dari Terminal 3 Bandara Jakarta yang modern. Hal ini dapat mempermudah penerbangan lanjutan jika penerbangan internasional Anda tiba di terminal yang sama. Selalu periksa terminal yang tercantum pada tiket Anda karena tidak semua maskapai internasional menggunakan Terminal 3.
Pesan Penerbangan Internasional dan Domestik Secara Terpisah
Kami biasanya memesan penerbangan internasional dan domestik secara terpisah. Cara ini dapat mengurangi biaya dan memberikan lebih banyak fleksibilitas.
Jika Anda melakukan hal yang sama, periksa tanggal dan waktu dengan sangat teliti serta sediakan cukup banyak waktu untuk transit di Jakarta. Proses imigrasi, pengambilan bagasi, dan bea cukai dapat dengan mudah memakan waktu satu jam, sedangkan check-in penerbangan domestik biasanya ditutup satu jam sebelum keberangkatan. Kami menyarankan jeda setidaknya tiga jam di antara penerbangan—dan sebaiknya lebih lama karena tiket yang dipesan secara terpisah tidak memberikan perlindungan jika penerbangan pertama Anda terlambat.
Perhatikan tanggal perjalanan dengan saksama. Banyak penerbangan menuju Sorong berangkat tidak lama setelah tengah malam sehingga Anda dapat dengan mudah keliru memesan tanggal.
Atur Transfer Sebelumnya
Kami dengan senang hati dapat mengatur transfer Anda antara Sorong dan ipyum. Silakan hubungi kami sebelumnya agar kami dapat mengoordinasikan perjalanan Anda.
Persiapkan Perjalanan Anda
Perjalanan di Raja Ampat umumnya aman dan dapat diperkirakan. Namun, selain feri cepat terjadwal antara Sorong dan Waisai, semua transfer dengan perahu bergantung pada cuaca dan kondisi laut.
Biaya dan izin Raja Ampat
-
Biaya Taman Laut adalah biaya konservasi yang wajib dibayar oleh pengunjung Raja Ampat. Pendapatan dari biaya ini digunakan untuk mendukung perlindungan dan pengelolaan lingkungan laut di kawasan tersebut.
Berapa Biayanya?
Pengunjung internasional: Rp700.000 per orang
Warga negara Indonesia: Rp425.000 per orang
Anak-anak berusia di bawah 12 tahun: gratis
Izin ini berlaku selama 12 bulan sejak tanggal pembelian.
Untuk Apa Biaya Ini Digunakan?
Kontribusi Anda membantu:
Melindungi ekosistem laut
Membiayai kegiatan konservasi dan pemantauan lingkungan
Mendukung masyarakat setempat
Menyediakan layanan seperti patroli laut dan tanggap darurat
Di Mana Anda Dapat Membelinya?
Secara online melalui situs web Unit Pengelola KKP ↗
Nama resmi lembaga tersebut adalah Badan Layanan Umum Daerah, Unit Pelaksana Teknis Daerah Pengelolaan Kawasan Konservasi Kepulauan Raja Ampat (BLUD UPTD KKP).
Biaya Taman Laut tidak termasuk dalam biaya menginap Anda di ipyum.
-
Retribusi Masuk Wisatawan adalah biaya pariwisata yang dikenakan oleh Pemerintah Kabupaten Raja Ampat. Pendapatan dari retribusi ini digunakan untuk mendukung infrastruktur dan layanan pariwisata setempat.
Berapa Biayanya?
Rp1.000.000 per orang
Retribusi ini berlaku untuk setiap kunjungan, berbeda dengan Izin Taman Laut yang berlaku selama 12 bulan.
Untuk Apa Biaya Ini Digunakan?
Kontribusi Anda membantu menyediakan:
Dermaga umum dan fasilitas transportasi
Pusat informasi wisata
Program pengelolaan sampah
Infrastruktur dan layanan pariwisata lainnya
Di Mana Anda Dapat Membayarnya?
Secara langsung di Kantor Dinas Pariwisata Kabupaten Raja Ampat di Pelabuhan Waisai, di sebelah Pusat Informasi Homestay.
Secara online melalui situs web Sipari ↗
Pembayaran dengan kartu kredit tersedia di kantor Waisai.
Retribusi Masuk Wisatawan tidak termasuk dalam biaya menginap Anda di ipyum.
Perlu diketahui bahwa beberapa masyarakat setempat mungkin memungut biaya tambahan untuk mengunjungi destinasi tertentu. Biaya tersebut terpisah dari biaya resmi pemerintah.
-
Kedua biaya tersebut memiliki tujuan yang berbeda dan dipungut oleh instansi pemerintah yang berbeda. Keduanya wajib dibayar secara terpisah.
Biaya Taman Laut: Biaya konservasi yang digunakan untuk mendukung patroli laut, perlindungan terumbu karang, pemantauan lingkungan, dan program masyarakat. Izin ini berlaku selama 12 bulan.
Retribusi Masuk Wisatawan: Biaya pariwisata yang digunakan untuk mendukung dermaga umum, fasilitas transportasi, pengelolaan sampah, dan layanan pengunjung lainnya. Retribusi ini berlaku untuk setiap kunjungan.
Kedua biaya tersebut berlaku saat mengunjungi Raja Ampat, tetapi digunakan untuk mendanai bidang pengelolaan konservasi dan pariwisata yang berbeda.
Pengalaman
Bermain
-
Tamu dapat mengatur kegiatan sehari-hari sesuai dengan suasana tempat dan kondisi alam.
Kegiatan yang dapat dilakukan antara lain:
Snorkeling
Berenang
Membaca
Beristirahat
Menjelajahi terumbu karang dan pulau-pulau di sekitar
Fotografi
Menulis atau melakukan kegiatan kreatif
Menikmati ketenangan di tepi laut
Tujuannya bukan untuk mengisi setiap jam dengan kegiatan, melainkan membiarkan tempat ini menentukan ritmenya.
-
Ya. Tamu dapat snorkeling langsung dari ipyum, meskipun pengalamannya bergantung pada kondisi pasang surut dan bagian terumbu karang yang ingin dijelajahi.
Terumbu Karang ipyum
Terumbu karang tepat di depan ipyum mudah diakses dari rumah tamu dan dermaga. Tempat ini sangat cocok untuk snorkeling santai, terutama di antara perjalanan dengan perahu atau saat Anda memiliki waktu luang pada sore hari.
Secara realistis, terumbu karang ini dapat dijelajahi selama satu hari penuh atau melalui beberapa sesi snorkeling yang lebih singkat. Ukurannya memang tidak sebesar beberapa terumbu karang terkenal di Raja Ampat, tetapi tamu dapat langsung masuk ke air dari area ipyum dan menjelajahinya dengan ritme sendiri.
Terdapat pula terumbu karang yang jauh lebih besar di sisi seberang Teluk ipyum, sekitar lima menit perjalanan dengan perahu. Area ini menawarkan wilayah yang jauh lebih luas untuk dijelajahi dan akan menjadi salah satu pilihan terdekat kami untuk kegiatan snorkeling yang lebih panjang.
Tampilan Satelit Terumbu Karang di Sekitar ipyum
Snorkeling dan Pasang Surut
Dataran terumbu karang dangkal tepat di depan ipyum hanya boleh digunakan untuk snorkeling ketika permukaan air cukup tinggi.
Terumbu karang sangat rapuh. Saat air surut, kedalaman air mungkin tidak cukup untuk berenang dengan aman di atas karang tanpa menyentuh atau merusaknya secara tidak sengaja. Oleh karena itu, kami akan memberi tahu tamu kapan kondisinya sesuai untuk snorkeling langsung di atas terumbu karang.
Waktunya berubah setiap hari mengikuti pasang surut. Namun, sebagai panduan umum, terumbu karang dangkal dapat diakses selama kurang lebih setengah hari.
Bagian tepi luar terumbu yang lebih dalam biasanya dapat digunakan untuk snorkeling pada setiap kondisi pasang surut. Banyak kehidupan laut juga dapat diamati dari dermaga, teras, dan rumah tamu, bahkan ketika Anda tidak sedang berada di dalam air.
Berapa Lama Anda Dapat Snorkeling dari Area ipyum?
Tamu dapat dengan nyaman menghabiskan waktu satu jam atau lebih untuk menjelajahi tepi terumbu dan area di sekitarnya, tergantung kemampuan berenang, arus, dan kondisi pasang surut.
Area tepat di depan ipyum lebih cocok untuk beberapa sesi snorkeling santai daripada menjelajahi terumbu karang yang sangat luas selama seminggu penuh tanpa menggunakan perahu. Untuk mendapatkan pengalaman yang lebih beragam, kami menyarankan Anda menggabungkan snorkeling di terumbu karang ipyum dengan perjalanan singkat menggunakan perahu ke terumbu-terumbu di sekitar Teluk ipyum.
Bagaimana Perbandingannya dengan Terumbu Karang Terkenal di Raja Ampat?
Lokasi snorkeling dan menyelam paling terkenal di Raja Ampat berada cukup jauh dari ipyum. Lokasi tersebut antara lain Cape Kri, Sardine Reef, Manta Sandy, Piaynemo, Pulau Gam, The Passage, dan Teluk Kabui.
Tempat-tempat tersebut terkenal karena kehidupan laut, struktur terumbu, atau pemandangannya yang luar biasa. Kami tidak ingin mengklaim bahwa terumbu karang ipyum sama dengan tempat-tempat tersebut.
Keunggulan ipyum berbeda: tamu dapat snorkeling langsung dari area ipyum, menikmati terumbu karang di sekitar dengan perjalanan perahu yang sangat singkat, serta mengatur perjalanan yang lebih jauh ke lokasi-lokasi terkenal jika diinginkan.
Anda dapat melihat posisi relatif setiap lokasi pada peta Google Sekitar ipyum kami.
Foto dan Video Bawah Air
Seiring dengan perkembangan ipyum, kami terus mendokumentasikan terumbu karang dan area snorkeling di sekitarnya. Foto bawah air dan video singkat akan ditambahkan ke Panduan Tamu serta kanal daring kami agar tamu dapat melihat kondisi sebenarnya dan tidak hanya mengandalkan deskripsi.
Melindungi Terumbu Karang
Tamu akan diminta mengikuti beberapa aturan sederhana untuk melindungi terumbu karang:
Jangan berdiri di atas atau menyentuh karang.
Jangan snorkeling di atas karang dangkal ketika air terlalu surut.
Jaga jarak yang cukup agar kaki katak tidak mengenai karang.
Jangan mengambil kerang, karang, atau hewan laut.
Ikuti arahan setempat mengenai arus, pasang surut, dan titik masuk yang aman.
Tujuan kami adalah agar tamu dapat menikmati terumbu karang sekaligus memastikan ekosistem tersebut tetap sehat dan tidak mengalami kerusakan.
Menjelajah
-
Jelajahi terumbu karang, air terjun, dan masyarakat pulau di sekitar ipyum melalui Tur Lokal, atau pergi lebih jauh ke destinasi seperti Piaynemo, Arborek, dan Selat Dampier melalui Tur Ekspedisi sehari penuh.
Tur dirancang sesuai dengan minat Anda dan disesuaikan dengan jarak, pasang surut, cuaca, serta kondisi laut. Pilih pengalaman pribadi atau, jika tersedia, berbagi perahu dengan tamu lain. Pilihan tambahan dan ekspedisi yang sepenuhnya disesuaikan dengan keinginan Anda juga dapat diatur.
Kunjungi halaman Tur kami untuk menjelajahi berbagai pilihan, melihat harga dan fasilitas yang termasuk, serta mulai merencanakan pengalaman Anda.
Bekerja
-
Ya. ipyum sangat cocok untuk bekerja jarak jauh, khususnya untuk pekerjaan yang memerlukan konsentrasi, menulis, merencanakan, pekerjaan kreatif, dan pekerjaan dengan bantuan AI.
Karena ipyum berada di zona Waktu Indonesia Timur, sebagian tamu mungkin merasa bahwa waktu pada malam atau dini hari sangat sesuai untuk bekerja dengan bantuan AI, melakukan pekerjaan yang membutuhkan konsentrasi mendalam, atau mengikuti panggilan dengan orang-orang di zona waktu Asia.
Koneksi internet utama kami umumnya baik dan biasanya dapat mendukung pekerjaan jarak jauh sehari-hari, termasuk panggilan video. Namun, kinerjanya dapat berubah tergantung pada cuaca, kondisi teknis, dan jumlah tamu yang menggunakan koneksi secara bersamaan.
Bagi tamu yang membutuhkan koneksi lebih andal untuk bekerja, kami dapat menyediakan koneksi Starlink khusus dengan biaya tambahan. Layanan ini harus dipesan sebelumnya. Perangkat khusus dapat dipasang di rumah tamu dan koneksi disediakan melalui Wi-Fi atau kabel.
Pilihan Starlink khusus standar kami menggunakan perangkat standar dan paket residensial. Tingkat layanan yang lebih tinggi mungkin dapat disediakan dengan biaya tambahan.
Koneksi ini memang tidak sama dengan koneksi serat optik di kota besar. Namun, dalam praktiknya, kinerjanya sangat baik—dan berdasarkan pengalaman kami, jauh lebih baik daripada Wi-Fi gratis yang disediakan oleh sebagian besar akomodasi di Indonesia.
Tentang ipyum
Asal-usul ipyum
-
ipyum adalah kata dalam bahasa Biak. Artinya baik, indah, atau lebih baik—bukan hanya menggambarkan sesuatu yang sudah baik, tetapi juga mengandung gagasan tentang proses menjadi lebih baik.
Nama ini ditemukan hampir secara kebetulan. Ketika mencari nama perusahaan yang singkat, khas, dan memiliki makna yang tepat, salah satu pemilik ipyum, Carl, menelusuri sebuah kamus bahasa Biak. Kata ipyum tiba-tiba menarik perhatiannya. Ia kemudian menyampaikan gagasan tersebut kepada tim dan terkejut ketika mereka juga merasa bahwa nama itu benar-benar tepat. Entah bagaimana, nama yang tepat berhasil ditemukan pada percobaan pertama—sebuah keberuntungan yang menyenangkan.
Makna ipyum kemudian menjadi bagian dari prinsip kami:
Ciptakan hal-hal yang indah. Selalu berusaha menjadi lebih baik. Jadilah baik.
Bagi kami, ipyum lebih dari sekadar nama. Kata ini menggambarkan apa yang ingin kami ciptakan sekaligus cara kami menciptakannya: sesuatu yang indah, dibuat dengan penuh perhatian, sambil terus belajar dan menjadi lebih baik.
-
Bentuk pusaran pada logo ipyum terinspirasi oleh pola kapur putih yang secara tradisional dilukis pada kulit masyarakat Papua dalam festival dan perayaan. Pola ini mewakili sesuatu yang khas dan autentik dari budaya setempat. Bentuknya yang mengalir juga mengingatkan pada gulungan ombak dan cangkang kerang—bentuk-bentuk alami yang mungkin juga menginspirasi sebagian pola tradisional tersebut.
-
Pada pertengahan 2023, Carl dan Komaria memulai perjalanan untuk menciptakan sebuah usaha yang dapat membawa mereka memasuki masa pensiun—bukan sebagai kegiatan santai untuk mengisi waktu, melainkan sesuatu yang menarik dan menantang, yang dapat menghasilkan pendapatan, membuat mereka tetap aktif, serta memberi mereka tujuan bersama.
Pencarian mereka dimulai di Bali. Namun, Bali telah berubah secara drastis. Keruntuhan industri pariwisata selama pandemi COVID-19 diikuti oleh pemulihan yang sama dramatisnya, yang semakin cepat dengan masuknya warga Rusia berpenghasilan tinggi setelah invasi ke Ukraina. Harga tanah dan properti komersial telah meningkat hingga tidak lagi masuk akal untuk jenis usaha yang ingin dibangun oleh Carl dan Komaria.
Karena itu, mereka mulai mencari lebih jauh.
Mereka melakukan perjalanan ke Sumba dan Alor, bahkan hampir membuka sebuah kafe di Alor. Namun, Raja Ampat terus muncul dalam riset dan percakapan mereka sehingga Carl mengusulkan agar mereka pergi dan menjelajahinya secara langsung.
Diam-diam, Komaria merasa khawatir menghadapi perjalanan tersebut. Seperti banyak orang Jawa yang belum pernah mengunjungi Papua, ia membayangkan Raja Ampat sebagai daerah terpencil dan liar yang mungkin berbahaya. Meskipun demikian, ia setuju untuk mendukung rencana penjelajahan terbaru Carl—dan merasa senang karena apa yang mereka temukan ternyata sangat berbeda dari bayangannya.
Sorong tidak langsung memperlihatkan keajaibannya. Namun, setelah menyeberangi laut dan mencapai pulau-pulau, mereka segera memahami mengapa orang-orang berbicara tentang Raja Ampat dengan begitu antusias.
Ketika menginap di sebuah homestay setempat, mereka menikmati pengalamannya, tetapi terus merasa bahwa pengalaman tersebut dapat dibuat jauh lebih nyaman, penuh perhatian, dan menyatu dengan alam. Tampaknya terdapat ruang untuk jenis akomodasi yang berbeda: tempat yang mempertahankan keaslian Raja Ampat sekaligus memberikan perhatian lebih besar pada desain, makanan, kenyamanan, keberlanjutan, dan keseluruhan pengalaman tamu.
Mereka menceritakan gagasan untuk membuat tempat peristirahatan kecil di tepi pantai kepada salah seorang pekerja konstruksi di homestay tersebut. Percakapan yang terjadi secara kebetulan itu akhirnya membawa mereka ke Pulau Batanta dan Kampung Yensawai.
Mereka hanya melihat dua kemungkinan lokasi. Salah satunya langsung menjadi pilihan yang jelas: sebuah teluk indah yang hampir privat, dikelilingi hutan, terumbu karang, dan laut.
Tempat itu kini bernama Teluk ipyum.
Saat ini, Carl dan Komaria membangun ipyum bersama masyarakat Yensawai dan daerah sekitarnya. Ambisinya bukan sekadar membangun sebuah resor, melainkan menemukan keseimbangan yang dapat bertahan dalam jangka panjang: menciptakan pekerjaan yang bermakna dan peluang ekonomi yang lebih baik, sekaligus melindungi ekologi serta karakter alami yang sejak awal membuat tempat ini begitu memikat.
-
ipyum dibangun selama tiga tahun dan sebagian besar dibiayai melalui pekerjaan konsultasi salah satu pemiliknya, Carl, di Eropa.
Ketika Carl terus bekerja di luar negeri, Komaria tinggal di ipyum dan mengelola proyek secara langsung di lokasi. Hal ini membuat mereka harus menjalani waktu yang panjang secara terpisah—sebuah pengaturan yang menuntut pengorbanan besar dari keduanya. Panggilan video setiap hari dan kunjungan sekitar tiga bulan sekali membantu mereka tetap terhubung serta mengambil berbagai keputusan yang diperlukan agar proyek terus berjalan.
Membangun di lokasi yang begitu terpencil menghadirkan tantangan besar dari segi keuangan, logistik, dan peraturan. Material dan peralatan harus menempuh perjalanan jauh, tenaga kerja terampil sulit ditemukan, dan bahkan pekerjaan yang tampaknya sederhana dapat menjadi rumit. Ada banyak saat ketika skala proyek terasa begitu berat dan masa depannya tidak pasti.
Meskipun demikian, Carl, Komaria, dan tim ipyum terus menghadapi setiap tantangan yang muncul. Setelah tiga tahun yang panjang, sesuatu yang bermula sebagai gagasan ambisius di sebuah teluk yang hampir privat akhirnya menjadi tempat yang nyata—terwujud melalui ketekunan, kerja sama, dan keyakinan bersama bahwa proyek ini layak diselesaikan.
Kisah singkat ini hanya dapat menggambarkan sebagian dari keseluruhan perjalanan. Untuk melihat bagaimana ipyum dibangun, mengenal orang-orang di baliknya, dan mengikuti kehidupan di balik layar, kunjungi Seputar ipyum, publikasi daring kami.
Kepedulian terhadap lingkungan
-
Kami menghindari plastik sekali pakai sebisa mungkin.
Artinya, kami:
Menolak kemasan plastik sekali pakai yang tidak diperlukan jika memungkinkan
Menggunakan wadah yang dapat digunakan kembali untuk menyimpan persediaan
Menghindari air minum dari luar yang dikemas dalam wadah plastik
Memilah dan menimbang sampah plastik
Membayar biaya pengiriman sampah plastik kembali ke kota untuk ditangani oleh layanan pengelolaan sampah setempat
Hal ini membutuhkan lebih banyak pekerjaan dan biaya, tetapi merupakan bagian dari upaya kami untuk menjalankan ipyum secara bertanggung jawab di Raja Ampat.
-
ipyum mengelola sampah dengan terlebih dahulu mengurangi jumlahnya, memilah sisanya, dan menanganinya secara hati-hati.
Kami sebisa mungkin menghindari kemasan yang tidak diperlukan, menggunakan wadah yang dapat digunakan kembali untuk persediaan, makanan, dan minuman, serta menggunakan material bangunan yang tahan lama, berasal dari daerah setempat, dan bukan plastik jika memungkinkan. Langkah-langkah ini mengurangi sampah sebelum terbentuk.
Sampah yang tersisa kemudian dipisahkan berdasarkan jenisnya. Kaca dan logam didaur ulang jika memungkinkan. Sampah plastik tidak dibakar di lokasi ipyum, tetapi dipilah, ditimbang, dan dikirim ke kota untuk ditangani oleh layanan pengelolaan sampah setempat. Kertas dan sisa makanan ditangani secara terpisah dan dibakar secara terkendali agar tidak menarik perhatian satwa atau mengubah perilaku alami mereka.
Kami juga mengumpulkan sampah plastik dari laut dan mengirimkannya ke kota untuk ditangani oleh layanan pengelolaan sampah setempat.
Di lingkungan pulau terpencil, sampah tidak menghilang begitu saja. Mengelolanya secara hati-hati merupakan bagian dari upaya melindungi tempat yang ingin dinikmati oleh para tamu.
Pedoman
-
ipyum adalah tempat alami yang tenang. Kami meminta para tamu untuk membantu melindungi lingkungan, masyarakat setempat, dan kenyamanan tamu lainnya.
Kapasitas maksimum setiap rumah tamu adalah dua tamu yang terdaftar. Pengecualian mungkin diberikan kepada keluarga dengan anak kecil, tetapi harus mendapat persetujuan sebelumnya. Tamu yang tidak terdaftar tidak diperbolehkan menginap. Pengunjung harian harus mendapat persetujuan terlebih dahulu dari ipyum.
Hal-hal berikut tidak diperbolehkan:
Membawa atau menggunakan obat-obatan terlarang
Mabuk atau berperilaku mengganggu
Merokok di dalam bangunan apa pun
Menyalakan api terbuka di dalam bangunan apa pun
Memutar musik keras atau mengganggu tamu lain
Telanjang atau bertelanjang dada di area umum
Menyentuh, menginjak, atau merusak karang
Memberi makan satwa liar
Mengambil karang, kerang, tumbuhan, hewan, atau benda alam lainnya
Mencemari daratan atau laut, termasuk meninggalkan sampah
Berperilaku tidak aman, terutama di dalam atau di sekitar air
Mengabaikan petunjuk keselamatan dari tim ipyum
Memotret atau merekam tamu lain, staf, atau masyarakat setempat tanpa izin
Menggunakan drone tanpa izin
Bersikap tidak hormat kepada staf, masyarakat setempat, atau tamu lain
Suasana di ipyum santai, tetapi bukan berarti kami mengabaikan aturan. Kami beroperasi dalam kerangka hukum Indonesia dan mematuhi peraturan yang berlaku. Meskipun ipyum berada di lokasi terpencil, bukan berarti tempat ini tidak memiliki aturan hukum.
Pedoman ini membantu melindungi lingkungan, masyarakat setempat, tamu lain, serta kualitas pengalaman menginap Anda sendiri.
-
Catursila ipyum adalah pedoman perilaku bersama kami. Terinspirasi oleh Pancasila Indonesia, yang berarti “Lima Prinsip”, Catursila berarti “Empat Prinsip”. Kata catur, panca, dan sila semuanya berasal dari bahasa Sanskerta kuno.
Prinsip-prinsip ini menjadi panduan bagi semua orang di ipyum dalam bekerja, berperilaku, dan memperlakukan orang lain:
Kejujuran dan Kepercayaan
Saling Menghargai dan Bertenggang Rasa
Ketekunan dan Kerja Keras
Keberagaman adalah Kekuatan